Eksistensi itu perlu !

Memang dah lama blog ini membisu, tak terdengar lagi suara jemari kita bermain di atas tuts2 keyboard pada komputer kita, Sekedar menuliskan sepatah kata untuk meramaikan blog ini, salah satu sarana tempat kita  berimajinasi, menuangkannya,  berkumpul, memberikan tawa dalam suasana keakrabaan, dan yang lebih berarti lagi mengabadikan makna dari sebuah persahabatan yang selalu lekat dan harus kita pupuk hingga buahnya kita bisa rasakan bersama . hahahahaha apa coba

Hujan terus mengguyur kota jakarta, dalam beberapa jam saja sekejap semuanya menjadi macet akibat air yang berlari mengusik jalanan itu, terlalu lama menemukan di mana riak mereka mengalir.  Begitu pula dengan pekerjaan gw, 3 hari pertama gw ditempat kerja yang baru,  selalu disibukkan dengan cara kerja cepat aktif untuk menemukan info terbaru tentang selebriti.  Pekerjaan wartawan sekaligus merangkap jurnalis seakan akan bak tulang yang digilas trans jakarta jurusan senen – kp. rambutan. hahahaha. Namun semua tu bisa berubah menjadi lebih rileks ketika AC trans Jakarta yang gw tumpangi kembali menyejukkan semua persendian. Hari yang baik, hujan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kawan yang akrab yang bisa menemukan sesuatu yang terselip dari penglihatan dan pikiran gw. Sebuah papan reklame yang berdiri di sudut jalan matraman terlihat kuyup oleh sisa sisa air hujan. Namun itulah yang menjadi inspirasi gw untuk mengejar dead-line pada akhir minggu ini, karena perusahaan yang memperkerjakan gw siap untuk menerbitkan taboloid bulanan.

Tak asing lagi bagi kita, nama group band papan atas seperti piterpan, padi, sheila on seven dan lainnya kerap kali kita jumpai gambarnya pada papan reklame di sudut 2 kota terdekat yang menyelenggarakan event, baik tour maupun acara yang mengundang bintang papan atas tersebut. Namun bukan itu yang terpikir oleh gw, tetapi berita yang kini hangat terdengar  dari group band Radja seputar eksistensi mereka.  Memang pada awalnya semua group band terbentuk dari sebuah formasi ide dan kreativitas yang sama. namun tak jarang dari mereka yang akhirnya terpisah dimasa masa penampilan mereka berikutnya karena ketidakcocokan, baik dalam ide berkreativitas, maupun dalam hubungan interen antar personil. Sebut saja group papan atas di era 90an seperti KLA Project, yang akhirnya membentuk formasi  baru dengan nuansa musik yang berbeda-beda. Hal serupa hangat dibicarakan dalam lingkungan group band Radja, seputar eksistensi mereka patut dipertanyakan, ketika Radja dikabarkan akan menggaet personil baru untuk menggantikan posisi ian kasela, vokalis yang berpenampilan khas dengan sejumlah koleksi kacamata. Namun tergesernya ian dalam posisi vokalis radja bukan berarti mengubah citra radja yang lebih dikenal dengan gaya mentereng seorang vokis yang tak pernah lepas dari kacamatanya itu. kabarnya vokalis baru radja memiliki kegemaran yang sama dengan ian. Gemar mengoleksi kacamata yang digunakan saat beraksi di atas panggung.  Bila dilihat sepintas, bentuk wajahpun tak jauh berbeda antara ian dan vokalis kelahiran cirebon. Mungkin orang tidak tau pasti atau tertipu bahwa sebenarnya radja telah membentuk formasi baru dengan vokalis mereka yang baru. Tapi yang pasti, harapan besar bagi penggemar, kehadiran vokalis baru bisa mengantarkan radja selalu beranjak maju ke depan seperti hit “TULUS” yang berhasil menentukan keberadaan mereka sebagai salah satu band papan atas dan dikenal banyak oleh masyarakat.

Mau tau apa rencana masa depan radja??? BACA MAJALAH HAI sepeti cover pada gambar tabloid dia atas.

Author : Letnanchip

Baca Artikel Terkait :

Tags:
Posted under: Funny

9 Responses to “Eksistensi itu perlu !”

  1. icha says:

    Lutchuuuu. . .
    hihihi


Leave a Reply