Perjalanan ke Curug Seribu, Halimun Gunung Salak Bogor
Jumat tanggal 25 Desember 2009 gw, Tokay besar (cipto), Fiko, Putra, Dan Ferry kumpul di kampus pada pukul 06.30 wib kita menggunakan motor masing-masing. saat itu perjalanan touring motor ke bogor pun di jalanin, mungkin buat sebagian umat yang merayakan tanggal 25 desember hari yang sangat penting. tapi buat kita waktunya buat jalan-jalan hoho… sesampainya di bogor tepatnya di stasiun kereta Listrik Bogor, menunggu safitenk, topless dan sundri. sambil menunggu mereka dateng perut sudah memanggil untuk minta diisi hoho.. akhirnya kita sarapan dulu mengisi perut. akhirnya yang di tunggu2 pun dateng juga, setelah formasi lengkap kita beranjak pergi kerumah mertuanya topless kemudian langsung berangkat ke rumah topless yang berada di perumahana IPB FKH klo ga salah. sesampianya disana kita beristirahat sejenak sambil menunggu waktu shalat jumat.. singkat cerita waktu sholat jumat pun tiba kita semua beranjak untuk sholat jumat, sholat selesai kita memutuskan untuk membeli makanan karena memang waktunya makan siang.
Makan siang selesai persiapan untuk melakukan perjalanan yang sesungguhnya pun di mulai, dari mulai persiapan baju, celana, handuk dan juga kantong plastik hoho.. tak lupa kamera digital pastinya. perjalanan di mulai dengan cuaca yang sedikit mendung menandakan akan hujan, medan yang kita lewatin cukup menguras tenaga Motor Tuaku, maklum motor Bebek tahun 1997 hehehe .. terutama karena tanjakan yang tinggi, tikungan yang tajam dan menanjak serta juga turunan yang sangat menurun, itu semua kita lewatin dengan penuh suka cita, setelah kita sampai di pintu gerbang gunung salak. kita membayar karcis masuk seharga Rp.9500.
dan perjalanan pun di lanjutkan dan medannya juga tidak jauh berbeda samping kanan jurang kiri tebing dengan pepohonan yang sangat rindang di tambah kabut yang muncul dari puncak gunung. saat melakukan perjalanan tersebut kendala pun mulai datang saat tikungan dengan tanjakan yang sangat tinggi tiba-tiba motor Putra dengan motor Satria nya tidak mampu untuk menaiki tanjakan setinggi itu, di susul motor gw sendiri hoho (maklum motor tua ga kuat nanjak wekeke..) kemudian motor Topless pun ikut tidak mampu untuk menaklukan tanjakan itu. terpaksa kita turun dan sambil memapah motor kita masing-masing keatas.
Singkat cerita sesampainya di pos pendakian di atas hujan mulai turun, kabut pun mulai turun, saat itu sempet ragu untuk melanjutkan perjalanan dengan jarak kurang lebih 1KM dengan medan berbatu dan curam. namun tekad kita bulat “kepalang tanggung udah sampe sini masa ga jadi?” jadi hujan-hujan kita melakukan perjalanan mengikuti jalan setapak yang lebarnya kurang lebih 80CM saja masih berbatu cadas yang licin karena turun hujan, setelah kurang lebh 45 menit akhirnya sampai juga di curug seribu yang kita tuju semua rasa lelah cape dan badan yang basah kuyup karena terguyur hujan semua hilang sejenak karena pemandangan curug yang sangat indah.. Allah maha besar menciptakan alam seindah ini… sesi foto2 pun di mulai hehe….
setelah puas berfoto2 ria waktu sudah menunjukan pukul 16.30, awan gelap pun sudah mulai muncul dengan guyuran air hujan yang tak kunjung berhenti malah semakin besar saja. akhirnya kita beranjak pulang, namun ternyata saat pulang itu saat yang paling berat karena kita harus mendaki hoho.. karena medan yang menanjak dengan jalan setapak yang berbatu dan licin, rasa lelah , pegal dan nafas pun mulai tidak teratur,, sedikit demi sedikit kita lewatin namun di tengah jalan topless mulai lemah karena memang kecapean kayanya *makanya jangan kebanyakan pecoo wekeke* disusul dengan kondisi fiko dan terakhir kondisi gw sendiri kaki mulai keram dan nafas pun mulai sesak saat itu.
Tapi Allhamdulilallh semuanya selamat dan kuat, sampai perjalanan pulang pun masih di guyur hujan yang cukup deras. Mudah-mudahan kapan2 kitra bisa bikin acara kaya gini lagi dan bisa buat kenangan lagi.. Amien,,, amien..

December 28th, 2009 by agoenk70 



